//
archives

Archive for

Belajar menghargai persahabatan


“Ketika persahabatan harus mesti selalu bersama, tiada yang mampu mengabadikan arti seorang sahabat.  Justru dengan adanya jaraklah, persahabatan menjadi lebih bermakna.” “Ketika perbedaan menjadi penghalang kebersamaan, tiada yang betah berlama-lama dengannya.  Justru dengan adanya perbedaanlah kebersamaan dapat terwujud. Karena kita sama-sama mengalami, dan terjerumus kedalam uniknya perbedaan.” “Ketika lamanya pertemanan menjadi sebab ingatan yang berkepanjangan. … Continue reading

Mentaripun tersenyum (1:1)


“Segala hal ada solusinya. Hanya perlu ketelitian dalam meniti jalan menuju solusi tersebut.  Dalam prosesnya, kita perlu bersepatu “hati-hati”! Agar sepatu terus melindungi kaki-kaki ini. Karena jalan yang sedang kita tempuh penuh dengan strategi. Hehee. Melangkah bersamanya tentu lebih menenangkan.  Yuukss kita saling berbimbingan dalam menjalaninya. Semoga kita sama-sama selamat sampai di gerbang solusi.  Lalu … Continue reading

Refresh My Heart


Yes!


Merefresh sejenak, meski belum terlalu banyak, bolehlah….. yak? Kini, saya sedang mengenangkan “Amak”, beliau yang sangat banyak berpesan pada sang “Anak”, “Hati-hati di jalan ya, Nak”, begini beliau menyampaikan kata-kata yang mulai terkuak.   Amak, panggilanku pada beliau.  Perempuan pertama yang menyelimuti fikir ini.  Beliau yang menjadi perantara hadirnya diri ini ke dunia. Beliau yang … Continue reading

D


😀

There are 5 five principles in organisation 1…


There are 5 (five) principles in organisation: 1. Tauhid (Kepercayaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala) 2. Indonesia Raya, mengenal lingkungan (Alam-Nya) 3. Dua super woman in life – mother and wife (Mencintai, menjaga hati beliau). 4. Time management (Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Sedangkan esok harus lebih baik dari hari ini). 5. MASAK … Continue reading

Semudah mengucapkan Terima kasih yaa se…


Semudah mengucapkan, “Terima kasih, yaa…”, se-ringan mengungkapkan puji syukur, “Alhamdulillahirabbil’alamin”, sesering hadirnya tawa geli atas tingkah-tingkah aneh kita, sejelas senyuman anggun atas semua yang telah terjadi, sesungguhnya! hanya hikmah demi hikmah yang perlu kita petiki, seperti halnya masa-masa yang telah berlalu, sebenarnya saat ini saya kembali untuk menitipkan benih-benih senyuman, senyuman yang lebih indah lagi, … Continue reading

Ketika hati berkata ‘tidak’ mestikah suara menjawab ‘iya’…


Ketika hati berkata ‘tidak’ mestikah suara menjawab ‘iya’? Ah…tak mungkin, Apa jawab suara asalnya dari hati, ia bersuara menyahuti, setiapkali fikir di persimpangan pilihan, suara hati, suara dari hati, menyuara apa yang ada, 😉 maaf untuk dunia… sebuah suara dari hati.

Mengapa Puasa Ada banyak alasan mengapa kita puasa…


Mengapa Puasa…?! Ada banyak alasan mengapa kita puasa. Diantaranya adalah untuk belajar. Dengan menjalankan puasa, kita belajar melembutkan hati. Bersamanya kita belajar untuk mengerti dan merasakan apa yang sedang dirasakan oleh orang lain. Yaitu merasakan apa yang beliau alami. Beliau yang selama ini hidup dalam keadaan serba kekurangan. Lebih tepatnya beliau yang pa-pa. Kita dapat … Continue reading

Kita bisa merasakan bahagia dengan adanya kesehatan yang…


Kita bisa merasakan bahagia dengan adanya kesehatan yang sedang kita nikmati. Bahagia bersama rasa syukur atas nikmat sehat yang sangat berharga dari-Nya. Hingga menghadirkan ketenangan yang sempurna, sakinah dan menjalani kehidupan dengan penuh ketentraman. Lalu mengisi waktu yang saat ini dengan optimal, sebaik-baiknya. Usia yang telah pergi tidak akan kembali lagi. Waktu yang telah kita … Continue reading

Wahai sahabat tersenyumku bahagia saat ini bahagiaku yang…


Wahai sahabat… tersenyumku bahagia saat ini, bahagiaku yang kerapkali terasa, Wahai sahabat… tersenyumku, bahagiaku, bersamamu, setiapkali engkau menyimpan senyuman pada relung hari-hariku, engkau menitip bahagia di persimpangan fikirku, engkau membungahkan kecakapanmu tanpa henti, engkau obor menyala riang gembira, hampirmu nan sekejap mata, menjadi pesan tak berhingga, Wahai sahabat… ketika ingatan berkepanjangan mensenyumkan kita, nikmatilah, saat … Continue reading

Meski cuaca belum begitu terik Namun masih ada…


Meski cuaca belum begitu terik. Namun masih ada cahaya mentari siang ini. Buktinya, kita sedang merasakan siang nan teduh. Cahaya melingkupi semesta. Meski sang mentari sedang bersembunyi, memang. Saat awan sedang mengakrabinya. Mentari berselimut kabut tipis. Wahai mentari, inginku menatap wajahmu. Lalu kembali merasakan terpaan sinarmu. Menghangatkan hari-hari di siang begini. Mentari…sahabat hati, megah sinarnya … Continue reading

Ketika kaum kita merintis jalanan ini perasaan memegang…


Ketika kaum kita merintis jalanan ini, perasaan memegang peranan utama. Memang begitu adanya. Perempuan. Inilah kaum kita. Kaum feminis. Kaum yang lembut, penuh dengan rasa. Kadang ia tersenyum manis karena bahagia. Seringkali ia mengharu biru ketika belum gembira. Perempuan, kaum kita. Perempuan, kaum perasa. Perempuan juga penuh bahagia. Perempuan pun berselimut rasa-rasa tak suka. Perempuan … Continue reading

Sahabat Adalah Hati yang selalu mengingat Allah Bersama…


Sahabat Adalah Hati yang selalu mengingat Allah, Bersama mengisi hari memanfaatkan waktu Atas dasar ukhuwah berlandaskan Tauhid 🙂 Senyuman Sahabat 🙂

Pengalaman yang lebih sering kita ingat ¤ Semua…


Pengalaman yang lebih sering kita ingat 😉 ¤ Semua yang akan kita lakukan, harus terstruktur dan terencana terlebih dahulu ¤ Melakukan pekerjaan berdasarkan perencanaan, hasilnya juga lebih optimal ¤ Melakukan sesuatu hal setelah mengerti dan memahami ¤ Bekerja sesuai dengan bidang dan fungsi masing-masing

Baiklah Disiplin melakukan misi secara berkesinambungan dan…


Baiklah… “Disiplin, melakukan misi secara berkesinambungan dan terus menerus.” “Bersemangat dan memiliki motivasi untuk melakukan segala sesuatu. “Seseorang akan berhasil apabila ia melakukan sesuatu dengan senang hati. Kemudian menganggap kegagalan sebagai sesuatu yang biasa. Lalu, memanfaatkannya sebagai salah satu sumber semangat. Trus, berani mencoba lagi.”

Mentari telah lama menghilang di ufuk barat ia…


Mentari telah lama menghilang di ufuk barat, ia sempat melambai-lambaikan tangan sebelum benar-benar tenggelam, lalu mengucap, “Sampai berjumpa kembali ya…”, kemudian perlahan ia menyapa kelam, menjelma sahabat sang malam, berteman sinar rembulan, bersama bintang gemintang, berselimut kerjapan titik-titik cahaya, yang bertaburan di angkasa sana, inginku mengiringinya, melanjutkan langkah…

D


🙂 😉 😀

Ketika Semua Terjadi


  Makam Pahlawan Cikutra Wahai sahabat, di sisa-sisa usia ini, izinkanku berada di sini… untuk menitipkan suara hati.  Meski dengan suara yang tak mampu tersuarakan.  Sehingga ku menulis di sini. Wahai dunia, izinkan ku tertawa hahaha hahahaa… untuk beberapa saat saja. Lalu, menyapa duniamu.  Apakah engkau baik-baik saja? Kemudian, izinkan jemari ini menyampaikan beberapa bait … Continue reading

Hingga kelak engkau pun tahu betapa ku sangat…


Hingga kelak engkau pun tahu, betapa ku sangat mengerti padamu, meski berulang kali engkau menghilang, secepat itukah? Sungguh… ku yakin, semua pasti ada hikmahnya, semakin ku percaya, “Hanya yang benar-benar murni saja yang lolos seleksi.” Terima kasih ya, atas hadirmu menyapa, selamat melanjutkan perjuanganmu yang selanjutnya, meski tanpaku. Namun yakinlah, kelak engkaupun tahu, betapaku memahamimu, … Continue reading

Beliau serius Wah Saya jadi malu suer …


Beliau serius,.? Wah! Saya jadi malu (suer). “Selamat bermain-main, ya..”, begini pesan yang beliau (Mr. Tasteful) sampaikan. Setelah saya menjelaskan segala yang ada. Dengan suara yang serak-serak basah. Setengah merdu, gitu. Hohoioo.. What happen with my voice? “Bertanyalah sebanyak engkau membutuhkan jawaban. Maka engkau tidak akan pernah kehabisan kata.” “Sejauh mata memandang, hanya ada kabut … Continue reading

Mari kita berhitung yuuuks 1 36


Mari kita berhitung, yuuuks? 1 36 …


🙂 🙂 🙂


🙂 🙂 🙂

Sejak Masa Mudamu, Sahabat


NowSeeHeart – Keliru Keliru engkau keliru Memilih warna hidupmu Keliru engkau keliru Yang putih atau yang kelabu  Keliru engkau keliru Memilih arah langkahmu Keliru engkau keliru Ke barat atau ke timur Hanyalah engkau yang tahu Pilih warna hidupmu Yang putih tandanya bersih Itu yang harus kau pilih Berhati-hati melangkah Menuju ke suatu arah Kelak kau … Continue reading