//
archives

Archive for

Pengorbanan ekonomi untuk memperoleh sesuatu adalah tidak…


“Pengorbanan ekonomi untuk memperoleh sesuatu adalah tidak mudah.” “Setapak langkah yang berhasil engkau jejakkan akan membekas dalam wujud nyatanya. Dan akan membentuk rangkaian ketika ia memiliki teman.” “Sempatkanlah, meski beberapa jam dari waktumu untuk menebarkan senyuman di alam-Nya.” “Air yang menggenang terlalu lama tidak lebih jernih dari air yang bergerak dan mengalir. Sedangkan engkau adalah … Continue reading

Tuhan pemilik nyawaku betapa lemah diriku ini berat…


Wahai Pemilik nyawaku Betapa lemah diriku ini Berat ujian dariMu Kupasrahkan semua pada-Mu, … Muhasabah Cintaku – edCoustic … Kamis-Sehat! Hehe, kurang sehat! di hari Kamis. Aslinya dari semalem. Mulai ada gejala yang berbeda dari biasanya. Saat pandangan lebih berharap banyak untuk menunduk. Mengatup. Trus, kepala menjadi lebih manja seketika. Inginnya bersandar selalu. Yang biasanya … Continue reading

Saat saat paling mencerahkan adalah ketika kita…


“Saat-saat paling mencerahkan adalah ketika kita kembali mau membuka mata, setiapkali ia ingin mengambil jarak dengan cahaya. Padahal tanpa cahaya, ia pun tiada bermakna.” “Gerimis. Titik-titik bening yang menetes pasti punya makna. Ia hadir untuk menyejuki. Begitu pula airmata. Mampu membasahi gersangnya jiwa.” “Sepadat apapun macet yang memenuhi jalanan ini. Yakinlah, kita akan sampai ke … Continue reading

Ketika suaramu tidak mampu lagi tersuarakan maka…


“Ketika suaramu tidak mampu lagi tersuarakan, maka menulislah. Menulis di lembar-lembar detik waktumu. Lalu hapuslah dengan penghapus senyuman atas keliru penataan kata. Kemudian menulislah lagi. Niscaya akan lebih banyak senyuman yang mampu engkau tebarkan. Dan pada suatu hari, engkau dapat tertawa bersamanya. Namun pada kesempatan yang lain, engkau yang mentertawakannya. Atau malah sebaliknya. Ia mentertawakanmu … Continue reading

You, then we are


“When we wish to get better life, make a friendship with good person.  Save them arround us.  And we get fellow feeling. Our life is liven everytime.”   “Everytime you wish to smile, call your best friend. Then, tell them about your wish.  They will help you with their pleasure.”   “You will not pay … Continue reading

Lecturer


Two incredible girl were sitting beside me last night.  They are Riama Natalia Pardede and Mia Apriani.  They are kind person, smiling girl and have beautiful face.  I feel enjoy when they near with me. Both of them are my friends in Portofolio and Investation Analysis subject in Sangga Buana.  Mr. Abang Abang Firdaus, S.E. … Continue reading

Membantu Ibu


Membantu Ibu….. 🙂

Iya itulah gunanya sahabat hadirnya sebagai tempat…


“Iya, itulah gunanya sahabat, hadirnya sebagai tempat berbagi. Terimalah sahabatmu dengan segala keberadaannya. Tersenyumlah bersamanya. Tanganilah keluhannya, semampumu. Niscaya Engkau menjadi orang yang paling bahagia sedunia.” “Ketika sahabatmu menangis di pelukan hatimu, berusahalah untuk mensenyumkannya kembali. Dengan senyumanmu.” 🙂

Buluh yang patah terkulai tak akan pernah…


“Buluh yang patah terkulai, tak akan pernah terpatahkan. Sumbu yang sudah pudar nyalanya, tak akan pernah dipadamkan. … Artinya: Semangat dan jangan putus asa!!.” (Riama) “Berdo’alah agar kita diberi kekuatan, karena kemudahan akan mengikutinya. Daripada berdo’a untuk diberi kemudahan, belum tentu kita menemukan kekuatan.” (Miuun) 😉 Dari para sahabat. Trim’s yach friend. Semoga kita mengingat … Continue reading

Ketika kegagalan demi kegagalan itu terus menjejeri…


🙂 “Ketika kegagalan demi kegagalan itu terus menjejeri langkah-langkah kakimu, tersenyumlah padanya. Ia hanya sebuah kata.” “Setiap kali mentari menyapamu, tersenyumlah padanya. Ia terangi siangmu.”

Ingin ke kebun teh D Harapan yang tertunda…


Ingin ke kebun teh… 😀 Harapan yang tertunda. Semenjak dahulu kala. Kini, ia belum menjadi nyata. Menatapnya sepenuh jiwa, dari alam maya. Semoga segera ke sana pula. Hahahaa 😀 But, saya yakin dan percaya. Suatu hari yang cerah,….. daun-daun yang menghijau itu pun ada dalam genggaman. Yes! Doakan yaa… Makasih yaa… 😉

Ingin berada di sekitaran Gunung Fujiyama ^ ^…


Ingin berada di sekitaran Gunung Fujiyama… ^_^ Menatap indahnya… lebih dekat. Meski beberapa kali saja. Nyata.

Yes D Ternyata lebih banyak lagi kata…


“Yes! 😀 Ternyata lebih banyak lagi kata-kata yang belum kita gunakan. Kata apa lagi yaa.. yang perlu kita susun?” “Ketika saat ini waktu yang kita miliki untuk berada di sini rasanya cukup. Mari kita beralih sejenak. Berpindah ke sana, dunia kita yang lain. Kami akan selalu merindukanmu.”

Ketika tangisan dan airmata mampu menghadirkan senyuman…


“Ketika tangisan dan airmata mampu menghadirkan senyuman… maka kenanglah ia. Lalu gunakanlah kembali saat engkau membutuhkannya. Namun, bila keberadaannya hanya menghadirkan duka yang berkepanjangan. Maka buat apa ia ada?” “Saat semilir angin nan menyejukkan menerpa tubuhmu dengan damai, nikmatilah.”

Gurauan candaan tertawaan adalah hiasan Pergunakanlah ia…


“Gurauan, candaan, tertawaan adalah hiasan. Pergunakanlah ia secukupnya saja. Agar kehadirannya lebih bermakna.” “Tangisan, airmata, kesedihan adalah bumbu-bumbu kehidupan. Tanpanya, tentu hidup ini terasa hambar, ya…?”

Tepi hari semakin menjelang lalu apa yang…


“Tepi hari semakin menjelang, lalu apa yang telah engkau persiapkan untuk menyambutnya?” “Sisi-sisi usiamu kian mendekat, adakah ingatanmu terhadapnya penuh?”

Bagaimana mungkin engkau merasakan hari harimu belum…


“Bagaimana mungkin engkau merasakan hari-harimu belum berbahagia, apabila saat ini engkau masih sanggup tersenyum.” “Tanah, air, adalah titik-titik kehidupan. Menginjaklah di tanah, maka engkau pun ingat, kemana engkau setelah ini. Rasakanlah sejuknya aliran air itu, maka engkau temukan, darimana engkau berasal.”

Ketika matamu berbinar binar menatap indahnya alam…


“Ketika matamu berbinar-binar menatap indahnya alam ini, bersyukurlah. Karena tidak semua insan memperoleh kesempatan yang sama sepertimu.” “Mata adalah kunci hadirnya harapan. Mata hati.”

Berapapun harga yang engkau tawarkan untuk membeli…


“Berapapun harga yang engkau tawarkan untuk membeli seorang sahabat, yakinlah engkau akan kehabisan dana. Karena sahabatmu adalah dirimu. Saat engkau berusaha untuk membelinya, lebih baik serahkan saja dana itu kepada orang yang membutuhkan. Maka engkau dapat menyaksikan senyuman mengalir dari wajah-wajah mereka. Dan engkaupun tersenyum seketika.” “Peliharalah waktumu, maka engkau adalah orang terbaik yang ia … Continue reading

Dalam kondisi apapun sempatkanlah meski sejenak untuk…


“Dalam kondisi apapun, sempatkanlah meski sejenak untuk tersenyum. Meskipun tersenyum untuk dirimu sendiri. Itulah hadiah terbaikmu untuknya yang setia menemanimu kapanpun. Hingga saat ini pun begitu.” “Adakalanya, kisah yang kita terima tidak sebanding dengan cerita yang kita dengarkan. Namun yakinlah, bahwa kisah tersebut sedang mengajari kita untuk tersenyum.”

Senyuman seorang Ibu tidak pernah melebihi harga…


“Senyuman seorang Ibu tidak pernah melebihi harga apapun, karena senyuman beliau sungguh tak ternilai harganya.” “Setiap kali engkau menata harapan-harapan itu, maka ia siap menemanimu selalu.”

Berpikirlah lebih baik untuk selanjutnya maka engkau…


“Berpikirlah lebih baik untuk selanjutnya, maka engkau merasakan hidupmu menjadi berbunga-bunga.” “Bersama bunga-bunga senyuman yang mengembang indah, engkau mampu menjadi lebih baik lagi.”

Ketika kita menghantarkan senyuman maka senyuman pun…


“Ketika kita menghantarkan senyuman, maka senyuman pun menyambut.” “Ketika kita membawanya kembali, maka senyuman pun tertinggal lebih banyak.” 🙂 🙂 🙂 Semakin yakin, dech,.. 😉

Semoga setiap pengalaman kurang mengenakkan yang kita…


“Semoga setiap pengalaman kurang mengenakkan yang kita terima, menjadi bahan pelajaran. Agar kita tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain.” Cukup! Instalasi, menge-cat, menata ulang ruangan, berbenah kebun, lalu kembali menyemai benih-benih senyuman….. hingga simbol-simbol tawa 😀 Tertawa, ternyata… ia?

What a dame


What a dame! 😉